Latest Updates

10 Hewan Yang Pernah Menjelajahi Luar Angkasa

10 Hewan Yang Pernah Menjelajahi Luar Angkasa
10. Tikus

Tikus pertama di ruang angkasa, pada bulan februari tahun 1961, perancis mengirimkan tikus bernama hector ke ruang angkasa. Setelah terbang ke ketinggian 93 mil, hector berhasil kembali dengan selamat.

9. Marmut


Marmut yang pertama kali ke luar angkasa terbang dengan pesawat ruang angkasa sputnik 9 soviet pada tanggal 9 maret 1961, bersama dengan seekor anjing bernama chernushka, seorang kosmonot bernama ivan ivanovich dummy, dan berbagai jenis tikus dan reptil. Ivan berhasil kembali ke bumi dengan selamat dan begitu pun dengan para hewan.

Pada tanggal 5 oktober 1990, cina meluncurkan biosatellite fsw-1 3 berisi koleksi dari 60 tanaman dan hewan yang termasuk marmut. Setelah delapan hari, biosatellite telah berhasil ditemukan dengan aman.


5 Orang Dengan Hobi Paling Aneh di Dunia

ima orang dibawah ini memiliki hobi yang sangat unik dan aneh. 

Anda mungkin tak pernah membayangkan bahwa ada orang yang memiliki hobi aneh seperti mereka, berikut kelima orang yang memiliki hobi aneh tersebut:

1. Chuck Lamb: 
Berpura-pura Mati
 Chuck Lamb, pria berusia 47 tahun ini mempunyai hobi paling aneh yaitu : pura-pura mati. Tidak hanya itu, ia juga merekam semua adegan kematiannya dalam bentuk foto dan video dan dipublikasikan di websitenya sejak tahun 2005.

Karena hobi anehnya ini website miliknya dikunjungi oleh 32 juta orang dan menarik perhatian media TV untuk mengundangnya.

2. Paul Yarrow: 
Narsis di Siaran Langsung

Paul Yarrow, pria asal London Selatan ini memiliki hobi yang aneh yaitu: narsis di siaran langsung. Jadi, jika kru TV datang ke suatu tempat dan mulai mengabarkan berita terkini dari lokasi tersebut, orang ini selalu berada di belakang pembawa acara.

Paul sudah nampang di beberapa siaran langsung BBC, ITV, Channel 4 dan Sky News di waktu dan tempat yang berbeda.

5 Induk Hewan yang Luar Biasa

Diantara sekian banyak hewan di alam liar sana, berikut daftar teratas dari lima induk hewan paling menakjubkan yang paling setia mengurus bayinya, melindungi mereka terhadap predator dan mengajarkan mereka pelajaran utama tentang hidup di dunia yang kejam. Berbagai pengorbanan, mereka siap berikan kepada sang anak demi kelangsungan hidup ke depannya.

1. Cheetah
  

 Setelah periode kehamilan 90-98 hari induk cheetah biasanya melahirkan bayi dari tiga sampai lima anaknya, yang semuanya akan tinggal bersamanya selama hampir dua tahun sebelum mereka semua bisa menjelajah sendiri. Karena cheetah tidak dilahirkan dengan naluri bertahan hidup, induk harus mengajari anak-anaknya untuk banyak pelajaran penting, seperti berburu dan menghindari predator. Setelah pembelajaran dilakukan si ibu akan meninggalkan anaknya, yang kemudian membentuk kelompok sendiri.

Macam-Macam Budaya Tarian dari berbagai daerah di Indonesia


 Hai.. selamat datang kembali di blog saya ini, kali ini saya coba membahas tentang Kebudayaan. Kalau dilihat memang banyak sekali pengertian dari kebudayaan ini, bahkan seandainya ditanya “ apa itu Kebudayaan ? ” tentunya akan banyak sekali pengertiannya dari tiap orang yang berbeda, karena tiap orang memiliki pemikiran yang berbeda-beda, yaah.. bisa dibilang kalau “ beda kepala, beda pemikiran “ kira-kira seperti itulah, hehe…

Baiklah, kita artikan saja kalau kebudayaan Indonesia itu dapat didefinisikan sebagai seluruh kebudayaan lokal yang telah ada sebelum terbentuknya nasional Indonesia pada tahun 1945. Seluruh kebudayaan lokal yang berasal dari kebudayaan beraneka ragam suku-suku di Indonesia merupakan bagian integral dari kebudayaan Indonesia.

Kalau kita lihat dari macam-macam budayanya, mungkin Indonesia adalah Negara paling kaya akan budayanya dibandingkan dengan Negara lain, karena Indonesia sendiri adalah Negara yang terdiri dari banyak sekali pulau dimana setiap pulaunya memiliki suku bangsa yang berbeda-beda pula. Hal ini lah yang membuat kebudayaan Indonesia benar-benar beraneka ragam.

Kebudayaan itu sendiri pun sangat bermacam-macam, mulai dari sosial, teknologi, bahasa, kesenian, dongeng atau tradisi-tradisi daerah yang beraneka ragam dan setiap daerah di Indonesia memiliki kebudayaan-kebudayaan itu dengan ciri khas masing-masing.




Tari Barong, Bali.
Tarian ini merupakan peninggalan kebudayaan Pra Hindu yang menggunakan boneka berwujud binatang berkaki empat atau manusia purba yang memiliki kekuatan magis.
Topeng Barong dibuat dari kayu yang diambil dari tempat-tempat angker seperti kuburan, oleh sebab itu Barong merupakan benda sakral yang sangat disucikan oleh masyarakat Hindu di Bali. Pertunjukan tari ini dengan atau tanpa lakon, selalu diawali dengan pertunjukan pembuka, yang diiringi dengan gamelan. Ada beberapa jenis tari barong namun yang sering dipentaskan untuk konsumsi pariwisata yaitu jenis Baring Ket.
Barong Ket atau Barong Keket adalah tari Barong yang paling banyak terdapat di Bali dan paling sering dipentaskan serta memiliki pebendaharaan gerak tari yang lengkap. Dari wujudnya, Barong Ket ini merupakan perpaduan antara singa, macan, sapi atau boma. Badan Barong ini dihiasi dengan ukiran-ukiran dibuat dari kulit, ditempel kaca cermin yang berkilauan dan bulunya dibuat dari perasok (serat dari daun sejenis tanaman mirip pandan), ijuk atau ada pula dari bulu burung gagak.
Untuk menarikannya Barong ini diusung oleh dua orang penari yang disebut Juru Saluk / Juru Bapang, satu penari di bagian kepala dan yang lainnya di bagian pantat dan ekornya. Tari Barong Keket ini melukiskan tentang pertarungan tanpa akhir antara kebajikan (dharma) dan keburukan (adharma) yang merupakan paduan yang selalu berlawanan (rwa bhineda).




Tari Kecak, Bali.

Kecak berasal dari ritual Sanghyang, yaitu tradisi dimana penarinya akan dalam keadaan tidak sadar karena melakukan komunikasi dengan tuhan, atau roh para leluhur yang kemudian menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat. Pada tari kecak tidak menggunakan alat musik dan hanya menggunakan kincringan yang dikenakan pada kaki para penari yang sedang memerankan tokoh-tokoh Ramayana. Sedangkan para penari yang duduk melingkar mengenakan kain kotak-kotak yang melingkari pinggang mereka.
Tari kecak ini di ciptakan pada tahun 1930-an oleh Wayan Limbak dan dengan seorang pelukis Jerman Walter Spies. Mereka menciptakan tari tersebut berdasarkan tradisi sanghyang kuno dan mengambil dari bagian-bagian kisah Ramayana. Tarian ini menjadi populer ketika Wayan Limbak bersama penari Bali-nya tour berkeliling dunia mengenalkan tarian Kecak tersebut. Hingga kini tari kecak menjadi tarian seni khas Bali yang terkenal.



Tari Sekapur Sirih, Jambi dan Riau.
Tari Sekapur Sirih merupakan tarian selamat datang kepada tamu-tamu besar di Provinsi Jambi dan Riau.
Keagungan dalam gerak yang lembut dan halus menyatu dengan iringan musik serta syair yang ditujukan bagi para tamu. Menyambut dengan hati yang putih muka yang jernih menunjukkan keramahtamahan bagi tetamu yang dihormati.Tari ini menggambarkan ungkapan rasa putih hati masyarakat dalam menyambut tamu. Sekapur Sirih biasanya ditarikan oleh 9 orang penari perempuan, dan 3 orang penari laki-laki, 1 orang yang bertugas membawa payung dan 2 orang pengawal. Propetri yang digunakan: cerano/wadah yang berisikan lembaran daun sirih, payung, keris. Pakaian: baju kurung /adat Jambi, iringan musik langgam melayu dengan alat musik yang terdiri dari : biola, gambus, akordion, rebana, gong dan gendang.




Tari Serampang Dua Belas, Sumatera.
Tari Serampang Duabelas merupakan tarian tradisional Melayu yang berkembang di bawah Kesultanan Serdang. Tarian ini diciptakan oleh Sauti pada tahun 1940-an dan digubah ulang oleh penciptanya antara tahun 1950-1960. Sebelum bernama Serampang Duabelas, tarian ini bernama Tari Pulau Sari, sesuai dengan judul lagu yang mengiringi tarian ini, yaitu lagu Pulau Sari. Sedikitnya ada dua alasan mengapa nama Tari Pulau Sari diganti Serampang Duabelas. Pertama, nama Pulau Sari kurang tepat karena tarian ini bertempo cepat (quick step). Menurut Tengku Mira Sinar, nama tarian yang diawali kata “pulau” biasanya bertempo rumba, seperti Tari Pulau Kampai dan Tari Pulau Putri. Sedangkan Tari Serampang Duabelas memiliki gerakan bertempo cepat seperti Tari Serampang Laut. Berdasarkan hal tersebut, Tari Pulau Sari lebih tepat disebut Tari Serampang Duabelas. Nama duabelas sendiri berarti tarian dengan gerakan tercepat di antara lagu yang bernama serampang (Sinar, 2009: 48). Kedua, penamaan Tari Serampang Duabelas merujuk pada ragam gerak tarinya yang berjumlah 12, yaitu: pertemuan pertama, cinta meresap, memendam cinta, menggila mabuk kepayang, isyarat tanda cinta, balasan isyarat, menduga, masih belum percaya, jawaban, pinang-meminang, mengantar pengantin, dan pertemuan kasih Penjelasan tentang ragam gerak Tari Serampang Duabelas akan dibahas kemudian. Menurut Tengku Mira Sinar, tarian ini merupakan hasil perpaduan gerak antara tarian Portugis dan Melayu Serdang. Pengaruh Portugis tersebut dapat dilihat pada keindahan gerak tarinya dan kedinamisan irama musik pengiringnya.

Followers

Blog Archive