1. Olm (Proteus anguinus)

Hewan
amfibi ini, yang asli dari gua-gua terdalam dan tergelap di Eropa
(yang paling terkenal di Slovenia) dan dulunya disangka “anak naga”
telah menjadi salah satu dari hewan paling ganjil di dunia. Hewan ini
buta total, dan kekurangan pigmentasi tubuh. Meskipun buta, ia dapat
menangkap sinyal-sinyal kimiawi dan sinyal-sinyal kelistrikan melalui
reseptor-reseptor di seluruh badannya. Ia memiliki kulit yang lunak dan
pucat yang sedikit menyerupai kulit manusia yang sangat pucat, itulah
sebabnya oleh penduduk setempat terkadang disebut “ikan manusia”.
2. Gurita mantel (Tremoctopus violaceus)

Hewan
ini terlihat sangat kontras dengan gurita normal. Seolah-olah hewan
ini berasal dari planet lain yang terjun kedalam laut dan menyukai
tinggal di sana. Hewan betinanya 40.000 kali lebih berat dari yang
jantan. Jantannya hanya memiliki panjang 2,4 cm sedangkan betinanya
besar, dengan panjang lebih dari 2 meter. Jika merasa terancam, betina
bisa memperbesar membrannya yang mirip mantel di antara
lengan-lengannya sehingga terlihat lebih besar.
3. Blobfish (Psychrolutes marcidus)

Ikan perairan dalam yang bergelatin ini memiliki wajah yang sangat muram. Ditemukan di perairan sekitar Australia dan Tasmania, blobfish lebih bersifat pasif dalam hidupnya, dengan memakan detritus apapun yang dapat dijangkaunya. Ia kekurangan kekuatan otot dibanding ikan lain dan hampir tidak mengeluarkan energi saat berenang karena badannya yang lebih ringan dari air.
4. Assassin spider (Archaeidae)

Jangan khawatir, laba-laba ini panjangnya hanya 2 mm dan meskipun dengan nama dan penampakan yang menakutkan, namun ia sama sekali tidak berbahaya bagi manusia. “Lehernya” yang panjang didesain khusus untuk mendukung berat rahangnya yang besar, yang dilengkapi dengan gigi berbisa.
5. Hatchetfish (Sternoptychidae)

Tampak
dari depan, ikan ini seolah-olah berasal dari planet lain. Ikan
perairan dalam ini ditemukan di semua samudera kecuali daerah paling
dingin, dan seperti olm dan blobfish, menghabiskan seluruh hidupnya
dalam kegelapan. Ia dapat melihat dengan sebuah organ penghasil cahaya
pada sisi-sisinya yang memungkinkannya untuk menangkap mangsa.
6. Naga Laut Berdaun (Phycodurus eques)

Ikan
ini, yang masih berhubungan dengan kuda laut, bertahan hidup dengan
berpura-pura menjadi ranting-ranting rumput laut yang mengapung. Ia
berenang sangat lambat dan dorsal serta insang pektoralnya yang
transparan dan hampir tidak dapat dilihat. Kebanyakan pemangsa bahkan
tidak tahu kalau hewan ini ada. Hewan ini memiliki kebiasaan reproduksi
yang aneh, betina meletakkan telur ke dalam badan pejantan melalui
sebuah tabung panjang, dan pejantan membawa telur itu sampai menetas.
Ikan ini ditemukan di pantai selatan dan barat Australia.
7. Toke siluman berekor daun (Uroplatus phantasticus)

Hewan
ini terlihat lebih mirip daun kering yang telah rontok, sehingga
jarang terlihat oleh pemangsa. Ia ditemukan hanya di Madagaskar, dimana
ia tinggal dalam hutan bersama reptil-reptil fantastis lainnya. Ia
termasuk pemakan serangga dengan penampilan yang menakutkan tetapi
tidak berbahaya bagi manusia. Sayangnya, spesies yang luar biasa ini
terancam punah karena banyak diburu oleh penduduk dan merusak habitat
alami mereka.
8. Ulat hemeroplanes

Ulat
sederhana ini menduduki peringkat nomor satu dalam daftar ini. Hewan
ini ibaratnya maha-karya hidup dari alam dan walaupun semua hewan
menakjubkan, namun hewan ini yang paling mempesona. Sangat jarang
dilihat dan hanya ditemukan di hutan hujan tropis di Mexico dan Amerika
Tengah, makhluk kecil ini biasanya terlihat normal dan memiliki warna
yang membosankan, tetapi jika diancam oleh predator, ia akan berubah
menjadi luar biasa, ia menggantung dari sebuah cabang dengan kaki
belakangnya, dan mengangkat bagian depan badannya, sampai terlihat
persis seperti ular berbisa yang siap mengeluarkan bisanya. Bukan hanya
mengancam, tetapi ia benar-benar akan menyerang musuhnya. Ulat
Hemeroplanes ini belum banyak diketahui, dan yang menyedihkannya, hewan
ini terancam eksistensinya karena penggundulan hutan.
0 Response to "hewan unik"
Post a Comment